Sebuah perasaan kesal ketika seseorang melakukan kesalahan tanpa kita membalasnya, yap itu memang sulit bagiku tapi entah untukmu ku bisa menerima semua kesalahan memang aku kecewa, aku sakit hati, aku menangisimu tapi sesaat itupun sedikit menghilang.
Sabarku untukmu...
begitu banyak maaf yang kubuka untukmu, sebelum kamu meminta sebelum kamu memohon dan sebelum kamu menangis didepanku...
Ketika kamu ingin menang sendiri menuruti semua kemauan dan sampai kamu lupa kalo kamu tidak sendirian disini ada aku kita berdua, bersama menjalin hubungan tetapi kamu merasa sendiri aku dianggap apa? apa aku figuran saja?
Ketika kamu lebih memilih temanmu yang hanya dekatmu ketika kamu senang saja dan pada saat kamu susah mereka pergi tanpa kamu lihat aku disini selalu ada saat kamu susah,senang, sedih dan ada masalah aku menampung semuanya....
Ketika orang ketiga datang menghampiri hubungan kita dan kamu lebih membela dia daripada aku, padahal saat ini kamu menjalin hubungan denganku bukan dengan dia...
Ketika kamu asik sendiri dengan hobby kamu bermain game hingga lupa waktu, lupa waktu untuk kabarin ke aku, lupa waktu makan, lupa waktu untuk pulang.
Ketika kita sedang ada masalah kamu dengan emosi kamu yang amat sangat tinggi, aku hanya bisa diam dan terkadang juga aku membalas emosi karena aku sudah tak dapat menampung amarah
Semua berlalu begitu saja bagai angin yang meniup dedaunan ditepi jalan yang entah pergi kemana.
aku hanya bisa diam untuk semua perlakuan mu, entah bagaimana sabarku ini begitu dalam untukmu hingga kini aku masih bisa terus bersamamu.
Hingga ku bisa menahan amarah, menahan kekecewaan, menahan perih, ataupun terkadang menahan perlakuan tidak enak kurasa dari mulut kamu sendiri.
"lo bawel banget sih"
"ribet lu ah"
"bodo amat"
"udah gue mau main game dulu"
"lo kebiasaan ah, gue ada urusan"
" kamu sama aku sama sama keras kepala, sampe kapanpun gak pernah jadi satu"
"males telponan ah"
"jangan sok sedih, dramatisir banget tau gak lo!! lu yang ngajak ribut lo yang sok sedih!! terserah lo gaurus!!"
"lu tuh jadi orang terlalu ribet, gue gasuka!!"
Kamu lepas alat komunikasi... aku jarang dapat kabar jangankan kabar perhatian, kasih sayang,peduli, dan peringatan dari kamu saja pun tidak ada.. sesekali kamu menghubungi ku dengan rasa senang ku balas dan ku respon tetapi belum lama kita berbincang kamu menghilang begitu saja tanpa ada kabar lagi...
apa ada wanita yang mau menerima ini? apa ada wanita yang tak tersakiti jika di perlakukan seperti ini?
entahlah
aku diam membisu sejenak ku merenung dimalamku tetes demi tetes air
kukeluarkan betapa aku merasa menjadi wanita bodoh didepannya, menjadi
seperti kertas usang dijalanan yang terinjak injak..
Andai kamu tau, besar harapanku untuk kamu tau ini sayang..
agar kamu tau betapa aku memang mencintaimu seutuhnya dengan sabarku.....
Robby Fajar Romadhon
Tidak ada komentar:
Posting Komentar