Jumat, 11 Juli 2014

Hurt

Menjadi sebuah saksi bahwa terlalu indahnya sebuah cinta, ntah mana yang lebih pait luka atau cinta. yang aku tau cinta dapat menimbulkan luka walaupun tak terlihat tetapi dapat terasa perihnya..

Berbagai macam problem antara aku dan dia, ntah aku harus memulainya dari mana akupun tidak tau. yang kurasa hanya sakit, perih, dan aku hanya bisa menangisinya terus menerus, memang menangis dapat menghilangkan luka batin yang ampuh walau sesaat setidaknya wanita tidak cengeng hanya ingin menghapus lukanya dengan cara menangis.

Sudah sampai mana aku bercerita? mungkin beribu ribu masalah datang menghampiri misal orang ketiga, game kamu, sikap kamu yang dingin atau emang kamunya saja yang sudah tidak perduli dengan perasaanku lagi? mengapa tidak kau jujur kau ingin pergi dariku? apa kau ingin menarik ulur semua ini agar aku yang salah dan akhirnya kamu pergi tanpa kesalahan? basi.....

"kenapa baru mulai sekarang kamu jauh dariku saat kondisiku memang sudah utuh mencintaimu sepenuhnya?"

"kenapa kamu pergi ketika sudah banyak kenangan yang kamu buat denganku kemarin kemarin?"

"kenapa kamu hanya memikirkan perasaanmu saja hingga kau melupakanmu?"

Banyak pertanyaan dalam benakku malam ini kenapa, kenapa, dan kenapa. apa memang aku yang harus taudiri duluan kalo kita memang udah gak cocok atau mungkin aku yang egois yang hanya ingin dimengertinya tanpa mengerti dirinya????

Perempuan macam apa aku ini, lemah banget dimata dia. menangis menangis dan menangis jika aku mulai sudah tak tahan dengan sikapnya yang tak mau perduli denganku. apa aku yang memang bodoh masih saja mau bertahan dengannya yang memang sudah tak mencintaiku seperti dulu?

Entahlah aku bisa apa untukmu sekarang, aku sayang kamu dan aku terluka karna mu malam ini...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar