Senin, 23 Februari 2015

Lalu

Cerita lama yang mungkin udah basi dan ga bisa didaur ulang lagi.
yang mungkin sekarang sudah ada yang mendampingi
ketika semua terlupakan dan hanya tangis pedih yang timbul
hai Marain.... surat untukmu.
Secepat kilat pergi, membawa luka gores
meninggalkan setetes air mata jatuh dipipi
kenangan sesaat terlupakan
dan tanpa mengenalinya lagi.
Sehina itukah sampai kita benar benar saling melupakan
tanpa sadar sampai tak bisa berkomunikasi lagi
bagaimana jika rindu yang dulu melanda?
bagaimana jika dari salah satu kita membutuhkan?
hai marain, sadarkah?
foto itu terupload dan hanya dapat berbicara ketika love datang
dan hanya antara teman saling menyampaikan
entah bagaimana lagi kata yang terucap.
Dan saat ini, Merindunya.

Jumat, 05 Desember 2014

Pelangi

setelah fakum beberapa bulan, mau cerita lagi cerita baru dan orang yang baru. yang lama udah ninggal gatau kemana, intinya udah pergi dan gamau inget inget lagi, terlalu sakit dan ini beda dengan yang sebelumnya... bukan dia tapi kamuu.....

Ketika waktu itu hujan deras dengan kepergiannya, mengalir begitu banyak air mata tanpa kusadari, tanpa kumelihat kedepan selalu kebelakang dan aku acuh tak acuh. ketika semua itu berakhir aku mencoba untuk melihatmu... SETELAH HUJAN DERAS, DATANGLAH PELANGI.

Kamu yang tiba tiba datang, memberi warna baru, memberi cerita baru dengan sebuah keterbatasan. Keterbatasan dimana orang lain susah untuk menerima ini tetapi tidak denganku. Jarak, bekasi-bandung. memang sulit untuk beradaptasi awalnya, untuk melepas rindu pun dalam suara, dan kalau sempat juga memakai skype sebagai jalur untuk saling melihat keadaan masing masing.

berbagi banyak cerita, cerita dimana didalamnya kita berbagi sebuah emosi, sifat, sikap, karakter dan dimana akhirnya kita saling pengertian. Nyaman? memang nyaman, nyaman banget, terasa berbeda jika denganmu hanya kamu yang kurasa begitu, semua keyakinan sudah terbuka untuk aku melawan jarak.

Berjalan dengan keadaan yang sederhana, berbagi perhatian begitu banyak perhatian dimana
"jangan lupa makan"
"jangan lupa mandi"
"jangan lupa solatnya"
"kamu tuh harusnya kaya gini"
"kamu gaboleh kaya gitu"
" kamu mau jadi apa kalo kaya gini terus"
Banyak kata-kata yang kamu lontar sehingga kamu ingin merubahku jadi yang terbaik, bukan hanya untukmu tapi kesemua termasuk diri aku sendiri.

Melepas rindu, selalu terucap kata " Aku kangen kamu, yang" dengan mudah mengatakannya tanpa memikirkan aku yang begitu rindu akan hadirnya sosokmu disampingku, begitu banyak terpendam kerinduan sejak saat terakhir bertemu. dengan pengorbananmu untuk bertemu denganku tanpa memperdulikan hal  lain, jika tidak bisa bertemu? iya ingatkah di telfon? ingat saat kita skypean? begitu cara kita melepas rindu.

dengan berjalannya waktu, terus, terus dan terus berjalan dengan hanya tiga kali pertemuan, terlalu asik untuk menjalankannya, terlalu sayang untuk melepaskannya, dan aku lupa bahwa dia hanya Pelangi.












dear pelangi, jika baca ini ingat, aku selalu sayang sama kamu. Jika sudah lelah berlari, nengoklah kebelakang lihatlah masih ada aku.
kali ini tak ingin menganggu karna aku tau diri...

Sabtu, 12 Juli 2014

Surat Kecil, Untukmu...

Dear,
Kamu yang dulu biasa mengabariku setiap waktu, kamu yang selalu menggangguku setiap malam, kamu yang selalu bilang "i miss you", kamu yang selalu menemaniku kemanapun, kamu yang selalu buat aku tertawa riang saat bersamamu, kamu yang selalu membuatku selalu senyum manja saat kamu membuat hal romantis, dan kamu yang sekarang mulai berubah......

Tanpa kabarmu aku hanya bisa diam, memikirkanmu

"kamu lagi dimana ya"

"kamu lagi bersama siapa"

"kamu lagi ngapain ya"

"apa kamu sudah biasa tanpa aku lagi"

"kamu kemana sih"

Selalu banyak pertanyaanku yang muncul membuatku semakin gelisah.. semua rasa nyamanku hilang entah kemana.. semua rasa kasihku sejenak hilang perlahan ntah apa yang kurasakan untuk saat ini...

Apa ini yang dinamakan jenuh? atau aku yang terlalu berharap sesuatu darimukah? sayang maafkanlah aku... terlalu banyak permintaanku untukmu tanpa kamu mengetahuinya..
Jika aku ingin seperti perempuan lain diluar sana apakah aku salah? apa kamu yang tidak romantis? apa kamu yang tidak mengerti perempuan? apa aku yang terlalu memaksa? aku tidak tau......
"Aku ingin bunga mawar"

"aku ingin sedikit perhatianmu"

"aku ingin diperdulikanmu lagi"

"aku ingin barang itu"

"aku ingin kamu menyimpan barang dariku sekecil apapun"

"aku ingin kamu begini"

"aku ingin pengertianmu"

"aku ingin nemenin kamu main futsal"

"aku ingin nemenin kamu main game"

"aku ingin kamu yang mengajakku main duluan"

Terlalu banyak permintaan dan harapan akunya saja diam tak ada usaha untuk diriku sendiri akupun bingung harus bicara denganmu mulai darimana, apa aku terlalu munafik? berdiam diri saja melihat kamu bersenang senang diluar sana?

Kamu yang selalu aku sayang, Maaf jika ku tak bicara soal ini aku tau tak seharusnya begini. semoga saja kamu dapat mengerti setelah membaca ini walaupun aku gak tau kamu kapan baca ini ataupun tidak membaca sama sekali...



Aku yang selalu sayang sama kamu, Rob.

Jumat, 11 Juli 2014

Aku Pergi

Maaf aku egois, maaf aku terlalu mengharapkan sesuatu darimu, maaf kita harus terpisah dan mungkin ini memang sudah menjadi takdir kita berdua...

Jika memang ini sebuah keputusan yang memang harus kita lewati sendiri, aku percaya kamu pasti bisa tanpa aku, kamu bisa melewati rintangan waktu yang berliku tanpa hadirku lagi...

Aku tau ini memang bukan kemauan kita berdua tetapi memang ini jalan terbaik untuk kita takkan kulupa kenangan saat kita bersama dulu, Aku pergi demi untuk kebaikan kita berdua agar tak ada yang tersakiti..

Relakan lah, ku tak ingin ada benci ku ingin kita baik baik saja tanpa ada perasaan dendam ataupun kecewa dalam keputusan ini.. kita pernah tertawa kita pernah bercanda kita pernah menangis kita pernah berantem dalam satu cinta kuingin kau tuk tidak melupakan itu semua...

Maaf, Aku terlalu bergantung terlalu egois, terlalu sayang sama kamu...

Aku pergi......

Hurt

Menjadi sebuah saksi bahwa terlalu indahnya sebuah cinta, ntah mana yang lebih pait luka atau cinta. yang aku tau cinta dapat menimbulkan luka walaupun tak terlihat tetapi dapat terasa perihnya..

Berbagai macam problem antara aku dan dia, ntah aku harus memulainya dari mana akupun tidak tau. yang kurasa hanya sakit, perih, dan aku hanya bisa menangisinya terus menerus, memang menangis dapat menghilangkan luka batin yang ampuh walau sesaat setidaknya wanita tidak cengeng hanya ingin menghapus lukanya dengan cara menangis.

Sudah sampai mana aku bercerita? mungkin beribu ribu masalah datang menghampiri misal orang ketiga, game kamu, sikap kamu yang dingin atau emang kamunya saja yang sudah tidak perduli dengan perasaanku lagi? mengapa tidak kau jujur kau ingin pergi dariku? apa kau ingin menarik ulur semua ini agar aku yang salah dan akhirnya kamu pergi tanpa kesalahan? basi.....

"kenapa baru mulai sekarang kamu jauh dariku saat kondisiku memang sudah utuh mencintaimu sepenuhnya?"

"kenapa kamu pergi ketika sudah banyak kenangan yang kamu buat denganku kemarin kemarin?"

"kenapa kamu hanya memikirkan perasaanmu saja hingga kau melupakanmu?"

Banyak pertanyaan dalam benakku malam ini kenapa, kenapa, dan kenapa. apa memang aku yang harus taudiri duluan kalo kita memang udah gak cocok atau mungkin aku yang egois yang hanya ingin dimengertinya tanpa mengerti dirinya????

Perempuan macam apa aku ini, lemah banget dimata dia. menangis menangis dan menangis jika aku mulai sudah tak tahan dengan sikapnya yang tak mau perduli denganku. apa aku yang memang bodoh masih saja mau bertahan dengannya yang memang sudah tak mencintaiku seperti dulu?

Entahlah aku bisa apa untukmu sekarang, aku sayang kamu dan aku terluka karna mu malam ini...

Jenuh

Jenuh itu sesuatu yang sudah kita lihat bosan... tak menarik atau sejenisnya lah ya.
dalam soal perasaan jenuh itu bagiku bukan bosan tetapi membutuhkan suasana yang baru yang lain dari sebelumnya, yang tidak seperti biasanya...

Suasana yang biasanya kamu ketemu setiap hari rubah dengan beri jarak waktu bertemu untuk bisa temu kangen sekangen kangennya..
yang biasanya kamu tidak romantis cobalah untuk romantis dengannya buat dia tersenyum manja apalagi didepanmu mungkin itu sepele tapi indah untuk dilihat..
yang biasanya kamu cuek cuekan cobalah untuk lebih saling peduli dengan menanyakan kabar atau kasih perhatian lebih dari sebelumnya...
yang biasanya kamu selalu nungguin dia cobalah untuk tidak menunggu dengan kamu selalu menunggu itu mungkin buat kamu bosan dan cepat merasakan kecewa karena terlalu lama menunggu

Masih banyak hal yang harus dirubah ketika kamu memiliki rasa jenuh, mencoba cari yang berbeda dari sebelumnya dari biasa yang kamu lakuin bersama dia..

Kamis, 10 Juli 2014

Hujan

Entah dari kapan aku suka hujan, rintik maupun deras.

Terjadi ketika aku bersamamu, walaupun aku sudah merasakan dengan yang sebelumnya tapi sama kamu hujan itu menjadi sebuah anugrah bagiku yang dapat aku ingat kembali..

Hujan...
ketika kamu masih dalam keadaan rintik kita terus menerjang  rintikmu hingga kita tak sadar bahwa pakaian yang kita pakai itu basah tanpa perduli kita mengabaikan dan asik untuk terus berjalan..

ketika kamu deras sesekali kami menerjang juga merasakan sakit tetesan air yang besar pada muka, basah kuyup kami tak perduli... sesekalipun kami mencari tempat teduh untuk bersandar melihat ribuan tetes air hujan membasahi jalanan...

Banyak pembicaraan kita saat hujan, berteduh... membicarakan hal aneh, bodoh atau masa depan kita nanti. terkadang kita sering mengenang semua kenangan yang pernah kita lewati selama ini membahas masalalu pun pernah saling terbuka dan jujur, aku suka itu...

Hujan banyak cerita, banyak kenangan, banyak rasa kasih sayang yang tumbuh seiring engkau datang...

Aku suka hujan saatku bersamamu....