Jumat, 05 Desember 2014

Pelangi

setelah fakum beberapa bulan, mau cerita lagi cerita baru dan orang yang baru. yang lama udah ninggal gatau kemana, intinya udah pergi dan gamau inget inget lagi, terlalu sakit dan ini beda dengan yang sebelumnya... bukan dia tapi kamuu.....

Ketika waktu itu hujan deras dengan kepergiannya, mengalir begitu banyak air mata tanpa kusadari, tanpa kumelihat kedepan selalu kebelakang dan aku acuh tak acuh. ketika semua itu berakhir aku mencoba untuk melihatmu... SETELAH HUJAN DERAS, DATANGLAH PELANGI.

Kamu yang tiba tiba datang, memberi warna baru, memberi cerita baru dengan sebuah keterbatasan. Keterbatasan dimana orang lain susah untuk menerima ini tetapi tidak denganku. Jarak, bekasi-bandung. memang sulit untuk beradaptasi awalnya, untuk melepas rindu pun dalam suara, dan kalau sempat juga memakai skype sebagai jalur untuk saling melihat keadaan masing masing.

berbagi banyak cerita, cerita dimana didalamnya kita berbagi sebuah emosi, sifat, sikap, karakter dan dimana akhirnya kita saling pengertian. Nyaman? memang nyaman, nyaman banget, terasa berbeda jika denganmu hanya kamu yang kurasa begitu, semua keyakinan sudah terbuka untuk aku melawan jarak.

Berjalan dengan keadaan yang sederhana, berbagi perhatian begitu banyak perhatian dimana
"jangan lupa makan"
"jangan lupa mandi"
"jangan lupa solatnya"
"kamu tuh harusnya kaya gini"
"kamu gaboleh kaya gitu"
" kamu mau jadi apa kalo kaya gini terus"
Banyak kata-kata yang kamu lontar sehingga kamu ingin merubahku jadi yang terbaik, bukan hanya untukmu tapi kesemua termasuk diri aku sendiri.

Melepas rindu, selalu terucap kata " Aku kangen kamu, yang" dengan mudah mengatakannya tanpa memikirkan aku yang begitu rindu akan hadirnya sosokmu disampingku, begitu banyak terpendam kerinduan sejak saat terakhir bertemu. dengan pengorbananmu untuk bertemu denganku tanpa memperdulikan hal  lain, jika tidak bisa bertemu? iya ingatkah di telfon? ingat saat kita skypean? begitu cara kita melepas rindu.

dengan berjalannya waktu, terus, terus dan terus berjalan dengan hanya tiga kali pertemuan, terlalu asik untuk menjalankannya, terlalu sayang untuk melepaskannya, dan aku lupa bahwa dia hanya Pelangi.












dear pelangi, jika baca ini ingat, aku selalu sayang sama kamu. Jika sudah lelah berlari, nengoklah kebelakang lihatlah masih ada aku.
kali ini tak ingin menganggu karna aku tau diri...